Senin, 06 Januari 2014

Gendongan bayi kuat

Gendongan bayi kuat
Gendongan bayi yang ramping dan ringan, dilengkapi dengan kaitan sabuk ke pinggang sehingga kuat dan nyaman serta mengurangi rasa pegal ketika menggendong.

Serba guna dengan 4 posisi gendong : menghadap depan ibu, hadap belakang ibu, posisi menyamping/menyusui, posisi gendong belakang.
Bahan tidak kaku, sangat nyaman untuk bayi duduk sampai dengan berat 12 kg.


 Order :
 PM/SMS/Call 0251 4797832/0856 9663 5334 pin BBM 7402eaoc

SABUK BONCENG Bogor


deskripsi:
# terdiri dari 2 liingkaran tuk anak dan bunda
# bantalan lebar sehingga jika anak tertidur tetap aman
# tali pengikat kuat
# pengancing kuat , insyaAllah aman
# bisa dipakai di depan / belakang
# penggunaaan mudah , bisa dipakai sendiri tanpa bantuan orang lain
# Ideal tuk anak usia 1,5 sd 9 tahun dengan berat 12-35 kg
# Ibu/ pengendara berat maksimal 85 kg.
(tali bisa disesuaikan)

Ukuran :
Lingkar luar : 140 cm,
Lingkar dalam : 90 cm

Tersedia dalam 2 warna pilihan:
- MERAH CABE
- BIRU DONGKER

Tertarik utk menjadi Agen atau Reseller??
Harga : 65.000


Pemesanan :

 PM/SMS/Call0251 4797832/0856 9663 5334 pin BBM 7402eaoc

Jual My English E-Book bogor

My English E-Book 1
♥ Buku elektronik yg unik karena bisa bersuara dg bahasa inggris jika dipencet gambar & tulisan yang dimaksud. Belajar bahasa inggris tetap fun.
♥ Model touch screen (lengkap dengan pena)
♥ Dilengkapi game dan lagu anak-anak
♥ Ukuran 20x26 cm (seperti buku tulis biasa)

♥ 5 MODE FUNGSI :
1. MODE QUESTION : PERMAINAN TEBAK KATA
2. MODE REPEAT : MENGULANG KATA
3. MODE WORD : MENYEBUTKAN KATA
4. MODE SPELLING : MENGEJA KATA
5. MODE SONG : LAGU
6. PENGATUR VOLUME SUARA

♥ TERDIRI DARI 8 HALAMAN FULL COLOUR :
1. HURUF A-M
2. HURUF N-Z
3. ANGKA DAN PERHITUNGAN SEDERHANA
4. BINATANG
5. BUAH - BUAHAN
6. SAYURAN
7. BENTUK
8. TRANSPORTASI

MENGGUNAKAN BATERAI AAA (3 BUAH) --> tidak termasuk


Order :
 PM/SMS/Call0251 4797832/0856 9663 5334 pin BBM 7402eaoc

Jumat, 22 November 2013

Topi Keramas anak

Topi Keramas anak

didesain unik dan sederhana, dari bahan plastik yang aman untuk usia bayi/anak² dengan pilihan warna menarik, akan membuat anak anda menjadi tertarik dan senang memakainya.

Buah hati anda tidak akan merasakan perih di matanya lagi karena kemasukan air dan shampo saat keramas. Melindungi telinganya juga dari air yang mengalir masuk.


Order :
 PM/SMS/Call 0251 4797832/0856 9663 5334 pin BBM 7402eaoc



Box Bayi 
 
Bahan Rotan dan Kasur  dari kapuk
kerangka Box : Panjang 100 cm x lebar 70 cm x tinggi 80 cm
Kasur : Panjang 90 cm x lebar 60 cm x tinggi 35 cm


Order :
 PM/SMS/Call 0251 4797832/0856 9663 5334 pin BBM 7402eaoc

Rabu, 13 November 2013

Pendengaran dan Berbicara Bayi Baru Lahir

Pendengaran dan Berbicara Bayi Baru Lahir
Itu suara bundaku!
Indera yang tak kalah penting dalam perkembangan bayi adalah pendengaran. Memasuki umur 4 bulan, si kecil sudah dapat mengenali suara orangtuanya.
Tanpa disadari si kecil sudah mulai belajar suatu ’bahasa’ dan dapat membedakan tekanan suara yang berbeda yang diucapkan oleh bunda atau keluarga terdekat, walaupun dia belum dapat memahami artinya.

Bunda, aku belajar bicara
Antara pendengaran dan berbicara adalah dua hal yang berkaitan erat, yaitu dengan mendengar, bayi mulai belajar menirukan suara.
Si kecil kini belajar cara menggunakan suaranya, dan dapat melafalkan beberapa bunyi konsonan seperti m, k, g, p, dan b, yang terdengar seperti bergumam. Terkadang, lafal konsonan diucapkan si kecil bersama bunyi vokal, sehingga terdengar sebagai suatu ucapan “ba” dan “da,” termasuk celoteh panjang seperti “babababa” atau “dadadadada” atau “mamamama”.
Suara si kecil pun kadang terdengar terputus-putus, dan bergantian antara suara tinggi dan rendah. Si kecil pun mulai dapat berseru selain bergumam.
Pada akhir bulan ke enam, si kecil dapat merespon jika dipanggil namanya. Kata-kata yang didengarnya perlahan mulai diadopsi sebagai ’materi’ belajar mengucapkan suatu kata. Akhir bulan ke enam, si kecil mulai mengenali istilah sederhana, seperti “susu” dan mulai menggunakan suatu kata untuk menyebutkan suatu obyek.
“Tahukah Bunda, perbendaharaan kata-kataku akan bertambah bila bunda sering mengajakku berbicara. Aku dapat belajar lebih dari 300 kata pada 2 tahun pertama usiaku“
Berikan stimulasi pada si kecil berupa:
  • Merespon ’ocehannya’ dengan menirukan suara yang diucapkan si kecil, dan mencoba merangkaikan konsonan dan vokal menjadi suatu lafal ”mamamama” atau ”papapapa”
  • Berbincang dan merespon ocehannya, yang dapat membantu si kecil belajar aspek sosial bahasa dan memulai suatu percakapan.
  • Ceritakanlah dongen. Walaupun pada usia 4 bulan si kecil belum dapat mengerti sama sekali apa yang diceritakan, namun kehangatan dari pelukan bunda memberikannya suatu kenyamanan. Setelah usia bayi 6 bulan, seiring dengan perkembangan motoriknya, tentu si kecil akan lebih atraktif dengan berusaha menggapai buku cerita sambil melihat dan mendengarkan
  • Perkenalkan musik dan senandungkanlah sebuah lagu sederhana dan ajaklah si kecil berkomunikasi dengan kalimat pendek.
  • Akhir bulan ke enam, si kecil mulai mengenai istilah sederhana, seperti ”susu” dan mulai menggunakan suatu kata untuk menyebutkan suatu obyek.
Sepintar apakah aku berkomunikasi?
Si kecil mulai belajar berkomunikasi dengan orang sekitar ketimbang mengoceh sepanjang hari. Kata yang dikeluarkan mungkin saja masih sangat sederhana, seperti ‘mama’ atau kata tanpa arti, seperti ‘bah’ dalam menggambarkan suatu obyek, misalnya boneka kegemarannya.
Awal bulan ke empat, si kecil mulai tertarik pada sesuatu yang baru, dan perhatiannya mulai mengarah pada mainan.
Bulan ke lima, si kecil dapat mempelajari sesuatu dengan lebih baik, seiring kemampuannya mengacuhkan gangguan sekitar. Selanjutnya, memasuki bulan ke enam, si kecil dapat menggunakan anggota geraknya, tangan dan kaki sebagai isyarat.
Si kecil mulai dapat memberikan suatu tanda dengan bahasa tubuh dan titik pandang penglihatan untuk mengutarakan keinginannya serta mulai mengeksplorasi tangan dan mulutnya dan berpetualang dengan beberapa obyek

Jumat, 08 November 2013

Kenali Gaya Belajar Si kecil


Tiap anak memiliki gaya belajar yang berbeda, sudahkah bunda mengenali gaya belajar si kecil? Dengan mengenali gaya belajarnya akan memudahkan si kecil belajar lebih optimal!

Apa saja gaya belajar si kecil?

Tipe verbal

Si kecil lebih sensitif terhadap suara, ritme, kata-kata dan menikmati ‘strory telling’ serta menulis. Si kecil cinta pada buku, puisi, humor dan gemar mengerjakan puzzle dan memecahkan teka-teki. Saran untuk bunda: bacakan si kecil cerita, dengarkan dengan perhatian pertanyaannya atau saat si kecil menceritakan pengalamannya. Berikan buku-buku bacaan dan kertas untuk si kecil belatih menulis. Ajaklah ia ke perpustakaan dan toko buku untuk memilih buku bacaan dan berikan mainan jenis scrabble.


Tipe logikal

Beberapa permainan menyelesaikan masalah dan bermain dengan pola serta percobaan akan menarik perhatian si kecil. Ia memiliki kemampuan logik yang baik dan banyak bertanya mengenai hal-hal yang logis.
Saran untuk bunda: biarkan si kecil berksperimen, ajak si kecil mengikuti langkah-langkah membuat kue, membuat warna baru dengan mencampur warna dasar, ajaklah mengatur meja, memilih baju atau mengatur meja. Permainan yang cocok untuk anak dengan gaya belajar ini adalah kartu UNO dan catur.

Tipe visual

Gaya belajar si kecil lebih menyukai yang bernuansa ‘seni’, seperti membuat pola dan memerlukan stimulasi visual.
Saran untuk bunda: biarkan si kecil berkreasi dengan berbagai kerajinan tangan dan seni rupa. Berikan si kecil kesempatan untuk menata kamarnya. Sediakankah peralatan menggambar dan spidol berbagai warna serta permainan berupa kartu dan gambar.

Tipe pemusik

Si kecil menyukai permainan musik, dan bernyanyi., senang mendengarkan suara orang dan alam sekitarnya serta mudah mempelajari sesuatu yang berirama atau berkaitan dengan musik.
Saran untuk bunda: biarkan si kecil bernyanyi mengikuti irama musik dan libatkan kegiatan bernyanyi bersama

Tipe fisikal

Anak- anak ini sangat aktif dan mengekspresikan dirinya melalui gerak: menari, dan bermain dalam gerak fisik, lebih mudah mempelajari hal-hal dengan menyentuh dan merasakan tekstur.
Saran untuk bunda: libatkan si kecil dalam gerak dan tari atau aktivitas fisik lainnya, jalan, jogging dan bersepeda.

Tipe ekstrovert

Sosialiasi si kecil sangat baik, ia dapat ‘membaca’ situasi dan pemimpin yang baik, mudah bekerja sama.
Saran untuk bunda: Dukunglah anak untuk berpartisipasi dalam aktivitas kelompok, berdiskusi dan memecahkan masalah.

Tipe introvert

Si kecil menyukai kerja mandiri, dan cenderung menyukai kerja sendirian.
Saran untuk bunda: Berikan si kecil waktu untuk belajar dan bermain sendirian. Dukunglah si kecil untuk membuat sesuatu yang dapat dinikmati keluarga dan dukunglah ia untuk membuat jurnal harian mengenai kegiatannya.

Setiap anak adalah unik, dan berbeda. Bila bunda dapat memahami keunikan dan gaya belajar tiap anak, serta mendukung dan mengarahkan sesuai karakternya tentu si kecil dapat mengeksplorasi dan belajar lebih banyak lagi.
Diposkan oleh Ruang Bunda Balita

Senin, 22 Oktober 2012

Tip Mengganti Popok Bayi



Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengganti popok :
  1. Bersihkan bayi dengan lembut
  2. Bayi perempuan perlu mendapatkan perhatian lebih untuk menghindari penyebaran bakteri yang bisa menyebabkan terjadinya infeksi pada organ vitalnya. Bersihkan dari arah belakang (anus) untuk meminimalkan resiko terkena bakteri pada organ vital atau kemaluan bayi
  3. Bersihkan paha, bokong, dan lipatan – lipatan diselangkangan, biarkan
  4. jangan menaburkan bedak pada organ vital bayi karena akan menjadi area berkumpulnya bakteri atau kuman
  5. Jangan memasang popok dengan terlalu ketat agar kulit bayi tidak mudah memerah/iritasi atau lecet dengan memberi ruang sedikit untuk sirkulasi udara
  6. Ganti popok sesering mungkin untuk  mengurangi kelembaban kulit bayi yang berlebihan
  7. Popok dari kain sebaiknya langsung diganti jika basah, jika popok sekali pakai sebaiknya segera diganti jika air seni atau tinja yang diserap sudah melebihi daya tamping
  8. bersihkan kulit secara lembut dengan air hangat setelah bayi buang air kecil dan besar, lalu bilas yang bersih agar kulit bayi tidak mudah memerah (iritasi) atau lecet
  9. Gunakan sabun khusus setelah buang air besar, lalu keringkan dengan handuk atau kain lembut, dan tunggu 2 menit sebelum dipakaikan popok baru agar kulit tidak lembab
  10. Taburi bedak yang berfungsi sebagai pelicin dan penyerap kelembaban untuk mengurangi gesekan antara kulit dengan popok. Jangan menabur bedak saat bayi masih basah atau lembab karena malah bisa memicu timbulnya jamur dan kuman.